Sonny F

Sonny F

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

KEPAHIANG

Pandemi COVID-19 diyakini belum akan berakhir dalam waktu dekat. Bagi orang dengan penyakit penyerta dan lanjut usia (lansia), COVID-19 menimbulkan dampak yang buruk. Selain kesehatan, aspek ekonomi, sosial, dan budaya juga sangat berdampak. Meski virus ini masih membayangi, kegiatan ekonomi sudah mulai berjalan kembali, Adanya Covid-19 menciptakan kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.

Adaptasi yang dibutuhkan untuk dapat bertahan dalam pandemi ini adalah mengubah perilaku kebiasaan agar tidak tertular COVID-19. dengan adaptasi kebiasaan baru, masyarakat bisa melakukan aktivitas di masa pandemi COVID-19. Penerapan kebiasaan baru di antaranya menggunakan masker pelindung hidung dan mulut, menjaga jarak interaksi 1-2 meter, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menghindari kerumunan orang. Walau hidup di tengah pandemi COVID-19, masyarakat tetap dapat hidup, beraktivitas, mencari nafkah, refreshing, beribadah, dan belajar di sekolah atau kampus dengan menerapkan kebiasaan baru. Yang kita butuhkan protokol kesehatan pencegahan Itulah adaptasi kebiasaan baru yang dimaksud pemerintah untuk diterapkan masyarakat, instansi, dan pelaku usaha, dalam aktivitas sehari-hari.

Atas dasar itulah POSYANTEK TAPTEK MANDIRI Menciptakan dan Mengembangkan Alat Pencuci Tangan atau Wastafel Pintar untuk mendukung Adaptasi Kebiasaan Baru untuk mencegah penularan Virus di masyarakat terutama pada tempat-tempat umum dan ruang public.

 

Wastafel Pintar

Wastafel Pintar ini sudah di Uji Cobakan dan sudah di Pasarkan di Beberapa Dinas Instansi/ Kantor Publik yang ada di Kabupaten Kepahiang. Alat yang Sederana, Praktis dan ekonomis ini telah mulai di kenal oleh Masyarakat terutama di daerah Kabupaten Kepahiang karena lebih Praktis dan higienis karena penggunanya tidak bersentuan langsung dengan alatnya dalam mencuci tangan dan menggunakan sabun. Seingga aman dari virus/ bibit penyakit lainnya yang menempel pada material alat tempat cuci tangan dan kemasan pada sabun cuci tangan. Penggunanya hanya tinggal menginjak pedal yang ada di bagian bawah wastafel/ tempat cuci tangan pada saat mau mencuci tangan atau memakai sabun untuk mencuci tangan. Alat ini simple dan praktis untuk di gunakan pada tempat-tempat yang banyak di kunjungi orang (Ruang Publik) seperti Pasar, Kantor, Bank, Sekolah, Sarana Ibadah dan lain-lain., selain mudah di gunakan, alat ini di desain mini dan rapi sehingga tetap menjaga kerapian lokasi/ruangan dan tidak memakan tempat yang luas.

 

INFORMASI PEMESANAN

Silahkan hubungi Posyantek Taptek Mandiri melalaui Telepon atau email ke. Telp.  0812 8273 8472  atau melalui email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Alamat Kantor:  Jl. Lintas Kepahiang – Pagar Alam, Desa Taba Air Pauh Kecamatan Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu

1.1. Penggunaan Dana Desa untuk pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2)  huruf a pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2020 diprioritaskan untuk pencapaian SDGs Desa:

  1. pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi badan usaha milik Desa/badan usaha milik Desa bersama untuk pertumbuhan ekonomi Desa merata.
  2. penyediaan listrik Desa untuk mewujudkan Desa berenergi bersih dan terbarukan
  3. pengembangan usaha ekonomi produktif yang diutamakan dikelola badan usaha milik Desa/badan usaha milik Desa bersama untuk mewujudkan konsumsi dan produksi Desa sadar lingkungan.

1.2. Penggunaan Dana Desa untuk program prioritas nasional sesuai kewenangan Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) huruf b pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2020 diprioritaskan untuk pencapaian SDGs Desa:

  1. pendataan Desa, pemetaan potensi dan sumber daya, dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi sebagai upaya memperluas kemitraan untuk pembangunan Desa;
  2. pengembangan Desa wisata untuk pertumbuhan ekonomi Desa merata;
  3. penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting di Desa untuk mewujudkan Desa tanpa kelaparan; dan
  4. Desa inklusif untuk meningkatkan keterlibatan perempuan Desa, Desa damai berkeadilan, serta mewujudkan kelembagaan Desa dinamis dan budaya `Desa adaptif.

1.3. Penggunaan Dana Desa untuk adaptasi kebiasaan baru Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) huruf c pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2020 diprioritaskan untuk pencapaian SDGs Desa:

  1. mewujudkan Desa sehat dan sejahtera melalui Desa Aman COVID-19; dan
  2. mewujudkan Desa tanpa kemiskinan melalui Bantuan Langsung Tunai Dana Desa.

1.4. Sebagai tindak lanjut dari usulan desa wisata pada provinsi bengkulu bahwa setiap desa yang diusulkan menjadi dewa wisata harus memiliki BUMDes yang sudah teregristrasi

1.5. Setiap desa yang diusulkan menjadi Desa Wisata haruslah memiliki kejelasan status lahan haruslah menjadi aset desa atau BUMDes tersebut.

1.6. Pemerintahan Desa dan Dinas PMD Kabupaten segera mengusulkan Peraturan Bupati terkait penetapan desa wisata tersebut, agar payung hukum desa wisata tersebut menjadi legal.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440H

Bengkulu, pada tanggal 27 mei 2019 telah dilaksanakan buka puasa bersama karyawan-karyawati Dinas PMD provinsi bengkulu di aula Dinas PMD provinsi Bengkulu. Acara tersebut juga dihadiri Koordinator Program Provinsi Wilayah 2 (KPPW2) Pendamping Desa Profesional Provinsi Bengkulu.

Pada acara tersebut Kepala Dinas PMD Provinsi Bengkulu memiliki harapan yang besar agar selalu terjalin hubungan yang harmonis antara karyawan-karyawati. Kerja sama adalah dasar tolak ukur untuk membangun dinas yang besar.

 

 

Selain itu disampaikan juga tausiah siraman rohani yang disam pikan Ust. Bustami yang memfokuskan kepada peningkatan ibadah sholat malam pada bulan ramadhan, membaca Al-Qur’an dan perbanyak bersedekah serta beramal baik.

 

 

Hadist riwayat Muslim No.1816,  Dari Abu Hurairah r.a., berkata: Rasulullah SAW menganjurkan (shalat) qiyami Ramadhan kepada mereka (para shahabat), tanpa perintah wajib. Beliau bersabda: Barangsiapa mengerjakan (shalat) qiyami Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu. 

Al-Qur’an Surat Al-Baqarah:185, “Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat inggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur

 

 

“Maukah kamu aku tunjukkan pada pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah perisai dan sedekah akan memadamkan kesalahan sebagaimana air memadamkan api, dan shalat seorang laki-laki pada pertengahan malam.” (HR. Ahmad, al-Tirmidzi, dll) Al-Albani: hadis ini sanadnya hasan (Irwa al-Ghalil, II/139)

Semoga tahun depan kita dapat kembali bertemu dengan bulan ramadhan yang penuh rahmat ini, aamiiin ya rabbal alamin...

Page 1 of 6

DPMD BENGKULU

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Bengkulu
Jl. Cendana No.18 Bengkulu Tel.0736-21383
website: www.dpmd.bengkuluprov.go.id
e-Mail : dpmd.bengkuluprov@gmail.com

POWr Hit Counter

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree